PemasaranTips pemasaran

Memilih segmen sasaran dari pasar layanan media berbasis teknologi IT

Perkembangan teknologi informasi membuka peluang baru di bidang kegiatan ekonomi asing dan memberikan pilihan segmen pasar sasaran yang sukses. Ini termasuk pengurangan biaya transaksi, penyederhanaan prosedur perdagangan, peningkatan efisiensi divisi pemasaran dan penjualan perusahaan melalui intensifikasi pertukaran informasi, dan lain-lain. Solusi dari tugas ini dimungkinkan melalui penciptaan infrastruktur yang sesuai, termasuk sistem manajemen perusahaan, sistem pembayaran elektronik, toko on-line Dan seterusnya. Unsur terpenting dari infrastruktur ini adalah pusat e-niaga.

Strategi segmentasi pasar adalah mengembangkan sistem informasi pendukung untuk kegiatan ekonomi asing, terutama perdagangan elektronik dan deklarasi, dan untuk memastikan kegiatan jaringan distribusi komoditas. Contoh pelembagaan gagasan semacam itu adalah penciptaan pusat pemasaran yang berfokus terutama pada penggunaan basis teknologi IT modern, sumber daya Internet, papan buletin elektronik, sementara pilihan segmen pasar sasaran dilakukan berdasarkan analisis menyeluruh terhadap konjungtanya. Sebenarnya perusahaan yang berfungsi di pasaran, bekerja sama dengan pusat, sekaligus dapat bertindak sebagai objek penelitian pemasaran. Interaksi dengan pelanggan dilakukan oleh pusat dengan bantuan portal.

Untuk memperbaiki sistem pendukung informasi dan untuk memastikan pemilihan segmen target pasar perdagangan luar negeri yang paling efisien, disarankan untuk melakukan fungsi berikut ini:

- analisis konjugasi pasar luar negeri untuk barang utama yang dijual melalui jaringan distribusi;

- pengembangan solusi pemasaran yang inovatif;

- Implementasi dan saran penggunaan teknologi informasi dalam kegiatan pemasaran ;

- interaksi dengan Pusat Fasilitasi Prosedur Perdagangan dan Pengembangan Bisnis (CEFACT / UN);

- Pemeriksaan efisiensi kegiatan perdagangan luar negeri dan solvabilitas bisnis mitra.

Salah satu segmen pasar yang paling menjanjikan di dunia adalah ekspor barang dan jasa media. Analisis wilayah ini menunjukkan bahwa alasan yang membatasi pengembangan ekspor media adalah, sebagai suatu peraturan ,:

¾ pengurangan penerbitan buku untuk ekspor di perusahaan subordinat;

¾ kurangnya penyatuan peraturan pajak dan bea cukai dengan negara-negara yang terkena ekspor media;

- Rendahnya tingkat kualitas barang dan jasa;

- dominasi kemitraan dagang tradisional, dikondisikan oleh kepentingan historis, budaya, politik, ekonomi;

- kurangnya mekanisme pelaksanaan hubungan ekspor-impor antar mitra.

- Pemilihan segmen sasaran layanan media media yang tidak efektif.

Pengembangan program strategis kegiatan ekonomi asing berdasarkan teknologi IT dapat mencakup hal-hal berikut:

1. Memperbarui peralatan cetak dengan mengorbankan daya tarik sarana anggaran semua tingkat;

2. Penggunaan dana inovasi dari Kementerian Informasi dan dana sendiri (dana depresiasi);

3. Melaksanakan penyatuan peraturan perpajakan dan bea cukai, sepanjang menyangkut bisnis di pasar layanan media;

4. Revisi bea masuk impor sumber daya produksi dan peralatan untuk rumah percetakan, yang kursnya jauh lebih tinggi daripada tarif bea masuk produk cetakan.

5. Pembentukan jaringan distribusi komoditi dan sistem riset pemasaran ekspor.

6. Perluasan struktur ekspor media dengan memperluas jangkauan produk cetak (literatur terjemahan, publikasi dalam bahasa asing, dll.).

Similar articles

 

 

 

 

Trending Now

 

 

 

 

Newest

Copyright © 2018 id.unansea.com. Theme powered by WordPress.