Pendidikan:, Bahasa
Istilah leksikal dari kata "ruang". Berbagai interpretasi istilah tersebut
Kosmos selalu sesuatu yang jauh dan belum dijelajahi. Apakah ini? Apa sebenarnya makna leksikal dari kata "ruang"? Bagaimana konsep ini berkembang dan berkembang pada waktu yang berbeda?
Istilah leksikal dari sebuah kata
Kosmos adalah kata yang datang kepada kita dari bahasa Yunani, di mana itu berarti "ketertiban, ketertiban, kedamaian." Dalam bahasa Rusia itu datang dengan transformasi makna tertentu. Arti kata "ruang" dalam kamus Ozhegov dan Dahl disebut sebagai "dunia", "alam semesta", namun diartikan lebih sebagai ruang di luar atmosfer terestrial.
Istilah ini diciptakan di Yunani kuno. Ia menjadi bagian dari budaya dan filsafat, yang berarti keharmonisan dan ketertiban dunia. Berkaitan dengan alam semesta, permulaan ilahi. Namun, bahkan saat itu orang tertarik pada astronomi dan mempelajari benda langit, begitu banyak ilmuwan mengidentifikasi ruang dengan alam semesta (dalam pengertian modern).
Untuk waktu yang lama, konsep filosofis dan ilmiah praktis tidak dibedakan. Cosmos adalah satu organisme dengan jiwa dan pikiran, dan manusia - bagian darinya. Bersama dengan ini, para ilmuwan menemukan lintasan gerakan planet, menemukan bintang dan galaksi. Jadi di Abad Pertengahan. Benar, kedua konsep tersebut semakin terpisah satu sama lain.
Di zaman kita, makna leksikal dari kata "kosmos" lebih sering mewakili makna ilmiah dan berarti wilayah di luar Bumi dan suasanya. Dalam pengertian ini, istilah "angkasa luar" sering digunakan.
Cosmos: arti kata dalam filsafat
Telapak keunggulan dalam menentukan arti kata harus diberikan pada ilmu astronomi. Namun makna kedua dari istilah ini masih dipertahankan sebagai kategori filosofis. Ini juga merupakan konsep dasar dalam metafisika dan diwakili oleh struktur integral yang memiliki sifat tertentu.
Filsafat menganggap karakteristik dasar Cosmos sebagai penampilan dan ekskresi komponen, hirarki komponen, dan dinamisme yang jelas. Diasumsikan bahwa itu memiliki keterkaitan, logis dan logis. Hal ini, pada gilirannya, mengarah pada keharmonisan dan kesempurnaan estetika.
Kosmos diidentifikasi dengan urutan, rasionalitas, dan oleh karena itu, dapat diprediksi. Hal itu bisa diramalkan dan bahkan dimodelkan. Berbeda dengan itu, Chaos berdiri, yang merupakan kekuatan destruktif dan tak terkendali.
Ruang luar
Arti leksikal modern dari kata "ruang" di tempat pertama menyiratkan ruang antar bintang, yang tidak termasuk wilayah planet kita. Istilah ini juga digunakan dalam frase "near space" dan "far space". Yang pertama adalah ruang yang sedang dijelajahi seseorang, yang kedua mengacu pada wilayah yang lebih jauh - bintang dan galaksi.
Pembagian ke dalam ruang dekat dan jauh muncul di paruh kedua abad ke-20, ketika Amerika Serikat dan Uni Soviet secara aktif menjelajahi angkasa luar. Kemudian kemajuan besar dilakukan dalam studi bulan, satelit buatan pertama diciptakan. Manusia pertama kali muncul di ruang antar bintang, pertama mendarat di satelit alami Bumi.
Mitologi dan agama
Kreativitas mitos juga mempengaruhi konsep kosmos. Di sini, bersamaan dengan gagasan filosofis kuno, ini terkait dengan alam semesta. Mitos yang menceritakan tentang penciptaan dunia disebut kosmogonik.
Kebanyakan dari mereka melaporkan satu samudra dari mana semua kehidupan terlahir. Di beberapa negara, misalnya Skandinavia, ruang lahir dari kekacauan. Artinya, dari gangguan universal ada tatanan dunia dan harmoni.
Namun, menciptakan tatanan dunia bukanlah segalanya. Mereka perlu entah bagaimana mengelola. Oleh karena itu, dalam banyak representasi kuno, kosmos diperintah oleh seorang dewa. Dalam mitos Yunani peran ini digenapi oleh Zeus. Kini motif mitologis telah berkembang menjadi agama. Tapi intinya tetap - tatanan dunia dan harmoni diatur oleh prinsip ilahi yang agung.
Similar articles
Trending Now