Pendidikan:, Ilmu Pengetahuan
Organisasi sebagai sistem dan beberapa fungsinya
Organisasi dan manajemen adalah sistem yang diciptakan untuk mewujudkan tugas sekelompok orang tertentu. Kelompok seperti itu dapat digambarkan sebagai terdiri dari dua subkelompok: pemimpin, atau pemilik, dan personil yang dipekerjakan. Dari situlah, dua sistemik, namun pada saat bersamaan berlawanan dalam fungsi, fungsi didefinisikan: realisasi tujuan pemimpin dan tujuan personil yang dipekerjakan. Kepentingan kedua kelompok ini paling sering tidak bertepatan, sebagai salah satu tugas utama yang harus dipecahkan oleh pemilik perusahaan adalah meminimalkan biaya, termasuk gaji karyawan. Tugas personil yang dipekerjakan secara langsung berlawanan - pekerja berusaha meminimalkan energi, biaya sumber daya dan mendapatkan sebanyak mungkin pembayaran untuk pekerjaan mereka.
Jika ada tujuan pemimpin dan personil yang dipekerjakan, meski malah malah diarahkan, maka organisasi sebagai sebuah sistem akan berada dalam keadaan tertentu, di mana ia bisa mewujudkannya. Namun, agar keadaan seperti itu menjadi lebih mungkin terjadi daripada yang lain, sumber daya dibutuhkan dalam bentuk energi, atau materi, atau informasi, atau gabungan ketiga komponen ini. Untuk mendapatkan sumber daya yang diperlukan, organisasi sebagai suatu sistem harus bertukar dengan lingkungan eksternal suatu produk tertentu. Produk paling sering menggabungkan energi, zat dan informasi dalam berbagai kombinasi. Tentu, barang mengandung lebih banyak zat, dan dalam layanan - baik energi maupun informasi. Sekarang para manajer semakin berusaha untuk meningkatkan tingkat keragaman produk mereka, yaitu untuk mendiversifikasikannya, mengenalkan ketiga komponen ini ke dalamnya. Konsekuensinya, kita bisa membedakan satu fungsi sistem lagi - produksi produk.
Organisasi sebagai suatu sistem ada dalam lingkungan yang selalu berubah dan oleh karena itu pasti akan terpapar padanya, dan sebagai tanggapannya sendiri mempengaruhi objek sekitarnya. Oleh karena itu, kita bisa membedakan satu lagi fungsi sistem: interaksinya dengan lingkungan eksternal.
Dengan demikian, kami mendefinisikan empat fungsi sistem dasar yang dilakukan oleh hampir semua organisasi: interaksi dengan lingkungan eksternal; Realisasi tujuan pemimpin; Pembuatan produk; Realisasi tujuan personil yang dipekerjakan.
Pada tahap perkembangan organisasi yang berbeda, fungsi sistem yang kita anggap dalam artikel ini akan memiliki arti yang berbeda untuk itu. Jadi, pada tahap awal, fungsi utama tersebut adalah penciptaan produk, karena dengan mewujudkannya, perusahaan menerima sumber keuangan yang diperlukan untuk pengembangannya.
Alokasi fungsi dasar ini akan membantu kita memahami faktor-faktor negara mana yang akan mempengaruhi perkembangan tujuan dan sasaran strategis organisasi Sebagai Sistem Hal ini mungkin terjadi:
1) kombinasi faktor, bila dikombinasikan, tujuan pemimpin dan staf akan terwujud;
2) faktor-faktor di mana proses produksi produk dapat terwujud;
3) sekelompok faktor yang dengannya persyaratan lingkungan eksternal dapat direalisasikan.
Setelah mendefinisikan fungsi dasar, dapat dipahami bahwa organisasi sebagai sebuah sistem terdiri dari tiga subsistem terkelola yang berinteraksi satu sama lain:
1) subsistem, yaitu proses manajemen, Terikat Langsung dengan produksi produk.
2) subsistem yang mengelola proses interaksi dengan lingkungan eksternal yang berubah dengan cepat;
3) subsistem yang mengelola proses dimana tujuan pemimpin dan personil yang dipekerjakan dapat direalisasikan.
Pendekatan semacam ini akan memungkinkan kita untuk menggambarkan organisasi melalui interaksi subsistem terkait, yang akan membantu untuk lebih memahami masalah utamanya dan menyelesaikannya dengan lebih baik.
Similar articles
Trending Now