Seni & Hiburan, Sastra
Analisis puitis "Mencintai orang lain - salib berat"
Puisi ini ditulis pada tahun 1931. Periode kreatif sejak tahun 1930 dapat disebut istimewa: pada saat itulah penyair tersebut menyanyikan cinta sebagai sebuah keadaan bersayap dan terbang, sampai pada pemahaman baru tentang esensi dan makna hidup. Tanpa diduga, ia mulai memahami perasaan duniawi dalam arti eksistensial dan filosofis. Analisis puisi "Loving Others - a Heavy Cross" disajikan dalam artikel ini.
Sejarah penciptaan
Karya lirik bisa disebut wahyu, seperti di dalamnya Boris Pasternak menangkap hubungan tidak nyaman dengan dua wanita penting dalam hidupnya - Eugenia Lurie dan Zinaida Neigauz. Wanita pertama adalah istrinya di awal jalur sastra, dan dari penyair kedua bertemu beberapa saat kemudian. Eugene sekitar satu putaran dengan penyair, dia tahu apa yang dia hidup dan hirup. Wanita ini mengerti seni, dan sastra khususnya.
Zinaida, bagaimanapun, adalah seorang pria yang jauh dari kehidupan bohemian, dia mengatasi tugas sehari-hari nyonya rumah. Tapi untuk beberapa alasan, beberapa wanita sederhana yang lebih bisa dimengerti dan dekat dengan jiwa penyair yang halus itu. Tidak ada yang tahu mengapa ini terjadi, tapi setelah beberapa saat Zinaida menjadi istri Boris Pasternak. Analisis ayat "Mencintai Orang Lain - sebuah salib yang berat" menekankan kedalaman dan tingkat keparahan hubungan yang sulit ini dengan dua wanita. Tanpa sadar penyair membandingkannya, menganalisis perasaannya sendiri. Inilah kesimpulan individu yang ditawarkan Pasternak.
"Mencintai orang lain - salib berat": analisis
Mungkin, salah satu kreasi puisi paling misterius adalah puisi ini. Beban semantis dalam karya liris ini sangat kuat, daripadanya estetika nyata menakjubkan dan jiwa khawatir. Boris Pasternak sendiri ("Mencintai orang lain - salib berat") menyebut analisis perasaannya sebagai misteri terbesar, yang berada di luar kendali petunjuknya. Dan dalam puisi ini, dia ingin memahami esensi kehidupan dan komponen integralnya - cinta seorang wanita. Penyair yakin bahwa keadaan cinta mengubah segalanya di dalam diri seseorang: perubahan signifikan terjadi padanya, kemampuan untuk berpikir, menganalisis, bertindak dengan cara tertentu dapat dikenai revisi.
Pahlawan liris ini merasakan perasaan hormat pada wanita tersebut, dia bertekad untuk bertindak demi kemajuan perasaan yang besar dan cerah. Semua keraguan mereda, mereka pergi ke latar belakang. Dia sangat terkesan dengan kemegahan dan keindahan keadaan integritas yang telah terbuka kepadanya bahwa dia mengalami ekstase dan ekstasi, ketidakmungkinan untuk hidup lebih jauh tanpa perasaan ini. Analisis "Mencintai Orang Lain - sebuah salib yang berat" mengungkapkan transformasi pengalaman para penyair.
Keadaan pahlawan lirik
Di tengah adalah orang yang dirinya sendiri mengalami dengan cara yang paling langsung semua transformasi. Keadaan batin dari pahlawan lirik berubah dengan setiap baris baru. Pemahamannya sebelumnya tentang esensi kehidupan digantikan oleh pemahaman yang sama sekali baru dan memperoleh nada makna eksistensial. Apa yang dirasakan oleh pahlawan liris? Tiba-tiba dia menemukan tempat yang aman, pria yang bisa mencintainya tanpa pamrih. Dalam kasus ini, kurangnya pendidikan, kemampuan berpikir tinggi dianggap oleh mereka sebagai hadiah dan anugerah, sebagaimana dibuktikan oleh garis: "Dan Anda cantik tanpa gyri."
Pahlawan liris siap mendedikasikan dirinya, sampai akhir hari, untuk mengungkap misteri kekasihnya, mengapa dia membandingkannya dengan misteri kehidupan. Ini membangkitkan kebutuhan mendesak akan perubahan, ia perlu membebaskan diri dari beban kekecewaan dan kekalahan sebelumnya. Analisis "Mencintai Orang Lain - sebuah salib yang berat" menunjukkan kepada pembaca bagaimana perubahan besar dan signifikan telah terjadi dengan penyair.
Simbol dan makna
Dalam puisi ini, metafora digunakan, yang penghuni biasa sepertinya tidak bisa dipahami. Untuk menunjukkan kekuatan penuh dari kelahiran kembali yang sedang berlangsung dalam jiwa pahlawan, Pasternak memberi makna tertentu dalam kata-kata.
"Pelukan mimpi" melambangkan misteri dan ketidakmampuan hidup. Ini adalah sesuatu yang benar-benar sulit dipahami dan menusuk, sesuatu yang tidak bisa dipahami hanya oleh pikiran. Hal ini diperlukan untuk menghubungkan energi jantung.
"Teriakan berita dan kebenaran" berarti gerakan kehidupan, terlepas dari manifestasi, kejutan, dan kejadian eksternal. Apapun yang terjadi di dunia luar, hidup dengan cara yang menakjubkan melanjutkan gerakannya yang tak terhindarkan. Melawan semua Berlawanan dengan.
"Kata sor" melambangkan emosi negatif, pengalaman masa lalu, akumulasi keluhan. Pahlawan liris berbicara tentang kemungkinan pembaharuan, tentang perlunya transformasi semacam itu untuk diri sendiri. Analisis "Mencintai Orang Lain - sebuah salib yang berat" menekankan pentingnya dan kebutuhan akan pembaruan. Cinta disini menjadi konsep filosofis.
Alih-alih menyimpulkan
Puisi itu meninggalkan perasaan senang setelah membaca. Akan sangat diharapkan untuk mengingat sejak lama tentang hal itu dan tentang nilai itu, sehingga hal itu dapat diakhiri dengan sendirinya. Bagi Boris Leonidovich, garis-garis ini adalah wahyu dan keterbukaan rahasia transformasi jiwa, dan bagi pembaca, ini adalah alasan tambahan untuk memikirkan kehidupan Anda sendiri dan kemungkinan barunya. Analisis puisi Pasternak "Loving Others - A Heavy Cross" adalah wahyu yang sangat mendalam tentang esensi dan makna eksistensi manusia dalam konteks satu manusia.
Similar articles
Trending Now