Kesehatan, Penyakit dan Kondisi
Sendi sendi DOA: penyebab, gejala pada tahap yang berbeda, pengobatan
DOA sendi lutut: kemungkinan penyebabnya
Penyakitnya bisa primer atau sekunder. Dalam kasus pertama, tidak mungkin untuk mengatakan secara tepat apa yang menyebabkan perkembangan proses patologis. Spesialis menyarankan agar DOA sendi lutut adalah akibat beban yang berlebihan pada mereka atau, sebaliknya, aktivitas motorik rendah, perubahan usia, kelebihan berat badan. Penyebab bentuk sekunder dari penyakit dokter menyebut luka sendi, seperti ruptur ligamen dan meniskus, dan penyakit tertentu (diabetes, asam urat, rheumatoid arthritis, dll.).
Sendi Sendi DOA: Tahapan dan Gejala
Berbicara secara umum, penyakit ini memanifestasikan dirinya dalam rasa sakit di lutut dan kekakuan gerakan di sendi. Namun, intensitas gejala tergantung pada tingkat keparahan osteoarthritis yang mengalami deformasi.
Pada DOA sendi lutut derajat 1, gambaran klinisnya sangat lemah. Di lutut, ada perasaan sesak. Setelah bermimpi atau tinggal lama dalam posisi statis, seseorang mungkin mengalami kesulitan berjalan, namun setelah beberapa saat rasa sakit mereda. Pada tahap ini tidak ada perubahan deformasi, mobilitas normal sendi tetap ada.
Ketika osteoarthritis yang mengalami deformasi sampai ke tingkat 2, gejalanya diperkuat secara signifikan, yang dimanifestasikan dalam munculnya nyeri parah yang berkepanjangan di lutut. Sendi mulai berubah bentuk, dan segera menjadi nyata. Untuk membengkokkan dan melepaskan kaki di lutut menjadi sulit, membengkak, saat berjalan rasanya terasa kekalahan. Meski terlepas dari gejala yang diucapkan, kebanyakan orang tidak terburu-buru menemui dokter. Dan sia-sia! Toh, perawatan penyakit pada tahap ini bisa menjadi yang paling efektif.
DOA sendi lutut dari derajat ketiga sudah merupakan penyakit yang terbengkalai, ditandai dengan rasa sakit terus-menerus, yang berlangsung selama gerakan dan saat istirahat. Deformitas progresif sendi bisa terlihat dengan mata telanjang, disamping itu, ketajaman muncul. Mobilitas sendi sangat terbatas sehingga praktis tidak mungkin menekuk lutut.
Penyakit ini diobati dengan metode konservatif atau bedah (tergantung pada tingkat penyakit dan indikasi individu pasien). Dokter yang merawat adalah spesialis trauma ortopedi. Pertama-tama, dia meresepkan penggunaan obat anti-inflamasi yang dirancang untuk mengurangi rasa sakit dan mengurangi peradangan pada sendi. Pada fase akut, kortikosteroid intraartikular dapat diberikan. Dalam bentuk pengobatan pastinya, chondroprotectors digunakan. Tapi hanya satu obat dengan penyakit yang tidak bisa diatasi. Untuk mengembalikan mobilitas sendi, perlu dilakukan terapi fisik yang kompleks. Jika DOA sendi lutut dalam bentuk terabaikan, artroplasti bisa direkomendasikan, yaitu mengganti dengan implan buatan.
Similar articles
Trending Now