Kesehatan, Penyakit dan Kondisi
Cegukan pada bayi dan penyebabnya
Cegukan pada bayi - fenomena umum. Bukan rahasia bahwa proses ini adalah pengurangan diafragma. Sejauh mekanisme terjadinya refleks ini dan penyebabnya, para peneliti belum datang ke konsensus. Dalam beberapa kasus, cegukan adalah wajar, sementara kadang-kadang dapat menunjukkan sejumlah penyakit dan kelainan.
Cegukan pada bayi dan penyebabnya
refleks tersebut dapat terjadi karena berbagai alasan. Ini hanya yang paling umum:
- Cukup sering proses ini adalah hasil dari menelan udara. Dalam hal ini, dinding perut meregang dan memberikan tekanan pada akhir saraf vagus, yang pada gilirannya menyebabkan pengurangan diafragma. Oleh karena itu perlu hati-hati memantau bahwa sementara menyusui bayi tidak menelan udara. Dokter disarankan untuk belajar bagaimana untuk menempatkan bayi ke payudara, dan jika pada makanan buatan, kemudian pilih puting yang sesuai.
- Dalam beberapa kasus, cegukan pada bayi dapat menunjukkan kehausan kuat dan pengeringan selaput lendir.
- Seringkali, seperti aktivitas refleks dimulai karena ketegangan emosional. Misalnya, bayi dapat takut suara keras tiba-tiba, intensitas cahaya, dll
- Cegukan dapat terjadi dari hipotermia.
Cegukan pada bayi: kapan harus khawatir?
Sayangnya, proses ini tidak selalu berbahaya. Seringkali, aktivitas refleks serangan dapat menunjukkan berbagai penyakit. Jadi apa tanda-tanda Anda harus memperhatikan?
- Biasanya cegukan melewati 10-15 menit. Jika kejang berlangsung selama lebih dari satu jam, Anda harus mulai khawatir.
- Tampilkan anak dokter jika serangan terjadi beberapa kali sehari, tanpa alasan yang jelas.
- Memperhatikan bagaimana anak berperilaku. Jika bayi gelisah, tidak tidur, sering menangis, mungkin menunjukkan pelanggaran dalam tubuh.
Tentu saja, kehadiran gejala-gejala ini tidak selalu menunjukkan adanya penyakit. Tapi kunjungan ke dokter anak tidak mungkin rusak.
Cegukan pada bayi dan kemungkinan komplikasi
kejang jangka panjang dapat mengindikasikan penyakit massal. Misalnya, sering kali mereka adalah tanda kerusakan sistem saraf pusat, yang adalah umum di antara anak-anak dengan hipoksia intrauterin dan patologi lainnya.
Sering cegukan - hasil dari penyakit bagian yang berbeda dari sistem pencernaan termasuk usus, pankreas dan hati. Seringkali tanda ini menunjukkan penyakit parasit, meskipun dalam bulan-bulan pertama kehidupan jarang.
Dalam beberapa kasus, cegukan pada bayi muncul pada latar belakang pneumonia atau radang diafragma disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Dalam kasus apapun, untuk menentukan penyebabnya, anak Anda akan harus menjalani serangkaian tes diagnostik. Jika pemeriksaan terdeteksi penyakit, dokter akan meresepkan pengobatan yang tepat.
Dan, tentu saja, jangan lupa tentang tindakan pencegahan - memastikan bahwa bayi yang baru lahir untuk makan dengan benar, menjaga suhu ruangan yang optimal dan jangan lupa bahwa anak perlu minum, bahkan jika itu disusui.
Similar articles
Trending Now