Kesehatan, Pengobatan
Motorik - apa ini? Latihan untuk pengembangan keterampilan motorik
Keterampilan motorik halus adalah keterampilan yang menyiratkan kinerja fungsi skeletal, otot dan neurologis. Tidak seperti kemampuan motorik yang besar, termasuk berlari dan melompat, ini berhubungan dengan gerakan yang membutuhkan konsentrasi yang lebih presisi. Sebagai aturan, keterampilan semacam itu berkembang lebih lambat.
Mengembangkan keterampilan motorik
Pada anak-anak yang memiliki masalah dengan kemampuan motorik halus, otot lengan dan pergelangan tangan kurang berkembang. Ada banyak jenis aktivitas permainan yang memberi peluang pengembangan kemampuan motorik halus. Membangun menara dari kubus, adonan cetakan atau plastisin, merangkai manik-manik, memecahkan semua jenis teka-teki yang sesuai dengan usia - semua ini dan banyak aktivitas lainnya memerlukan sejumlah akurasi dan membantu memperoleh keterampilan yang diperlukan.
Keterampilan motorik besar dan bagus
Apa keterampilan motorik yang bagus? Ini adalah penggunaan otot tangan, jari tangan dan pergelangan tangan. Anak-anak menggunakan keterampilan ini saat menulis, memegang barang-barang kecil, mengikat pakaian, membalik halaman, makan, memotong dengan gunting, mengerjakan keyboard. Menguasai semua ini membutuhkan ketepatan dan koordinasi. Menurut para ahli, sulap tangan secara langsung berhubungan dengan perkembangan kognitif. Melalui tangan inilah anak menunjukkan hubungan antara pemikiran dan tindakan.
Bermain dengan adonan
Permainan dengan adonan dianggap sebagai salah satu pekerjaan paling favorit selama beberapa dekade. Ini tidak hanya menarik, tapi juga bermanfaat. Dengan bantuan pemodelan, beberapa keterampilan penting berkembang. Jika Anda menekan dan meregangkan adonan, otot-otot jari diperkuat, dan sensasi dari sentuhan adalah pengalaman sensoris yang berharga. Tentu saja, memanggang dari tes nyata adalah cara hebat lain untuk bermain dan belajar pada saat bersamaan!
Gambarkan dengan jari Anda
Menggambar dengan bantuan tangan dan jari tidak hanya lucu dan tidak biasa, tapi juga keterampilan motorik ini meningkatkan koordinasi visual motorik dan sulap tangan pada anak. Semua yang dibutuhkan untuk ini: kuda-kuda atau selembar kertas tebal, cat jari dan ruang.
Permainan dengan air
Sebagai aturan, anak-anak hanya menyukai air. Dengan menggunakan minat mereka terhadap segala hal yang baru dan tidak biasa, seseorang dapat membuat pengembangan keterampilan motorik baik menyenangkan dan bermanfaat. Anda bisa mengambil dua mangkuk terpisah, satu diisi air, dan yang lainnya kosong. Berikan anak itu spons dan bantulah mencelupkannya ke dalam air. Kemudian bersama-sama meremas kelembaban dari spons ke mangkuk lain. Game sederhana ini membantu memperkuat tangan dan lengan bawah. Prosesnya bisa dibuat lebih seru lagi dengan menambahkan gelembung atau pewarna makanan ke mangkuk.
Kalung pasta
Stringing semua jenis manik-manik adalah cara terbaik untuk pengembangan kemampuan kreatif anak, ini meningkatkan koordinasi tangan dan mata dan mengembangkan kemampuan untuk memanipulasi objek. Sebagai permulaan, Anda bisa menggunakan benang tebal dan manik-manik besar atau, misalnya potongan pasta kering yang besar. Seiring waktu, konstruksi bisa sedikit rumit dengan menggunakan rincian lebih kecil.
Kerajinan Kertas
Cara efektif untuk pengembangan keterampilan motor adalah kerajinan tangan. Biarkan anak Anda bereksperimen dengan pensil dan spidol untuk menciptakan desain dan desain unik di atas kertas. Saat menggambar, Anda bisa menggunakan sikat dan jari khusus. Seiring pertumbuhan anak, dimungkinkan untuk menggunakan gunting untuk memotong kertas. Kegiatan ini akan membantunya menguasai cara menggunakan pergelangan tangan, tangan dan jari. Karya cutted bisa diubah menjadi lem dengan bantuan lem, yang juga akan memberi anak banyak emosi positif.
Layanan mandiri
Anak yang lebih tua dapat mengembangkan keterampilan motorik kecil dengan hanya merawat diri mereka sendiri. Misalnya, ketika anak memakai sendiri, ia bisa menekan tombol kancing dan kancingnya, mengikat tali pengikatnya. Biarkan anak mencoba menyikat giginya, ritsleting dan sisir rambutnya. Tugas sederhana semacam itu juga semacam keterampilan motorik, masih merupakan momen edukasi yang baik untuk mengembangkan rasa tanggung jawab.
Similar articles
Trending Now